BONDOWOSO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Usai pembelajaran di kelas keluarga besar SMK Nurut Taqwa menggelar kegiatan religi yang penuh khidmat. Siswa bersama jajaran dewan guru melaksanakan tradisi nyekar atau ziarah kubur ke makam Muassis (pendiri) Pondok Pesantren Nurut Taqwa, Selasa (17/02).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat spiritualitas siswa sekaligus menjaga tradisi ta’dzim (hormat) kepada para guru dan pendahulu yang telah berjasa meletakkan fondasi pendidikan di Lembaga ini.
Pesan Penting Selama Liburan
Di sela-sela kegiatan ziarah, Kepala SMK Nurut Taqwa memberikan pengarahan khusus kepada seluruh siswa terkait masa libur awal Ramadan yang akan segera tiba. Beliau menekankan pentingnya menjaga akhlak saat berada di lingkungan masyarakat masing-masing.
“Saya berpesan kepada seluruh anak-anakku, selama liburan nanti di rumah masing-masing, kalian harus tetap menjaga nama baik almamater Pondok Pesantren dan SMK Nurut Taqwa. Tunjukkan bahwa santri dan siswa Nurut Taqwa adalah pribadi yang beradab, rajin beribadah, dan menjadi contoh yang baik di tengah keluarga serta masyarakat,” tegas Kepala Sekolah dalam sambutannya.
Khidmat dalam Doa Bersama
Suasana khusyuk menyelimuti area pemakaman saat siswa sedang membaca ayat suci Al-Quran. Dengan berpakaian Seragam seperti biasanya, para siswa duduk bersimpuh melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, pembacaan tahlil, dan doa bersama yang ditujukan khusus untuk almarhum para pendiri, sekaligus mengharap Barokah dari para Muassis PP Nurut Taqwa.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi momen pengingat bagi siswa tentang perjuangan para Muassis. Kami ingin mereka masuk ke bulan Ramadan dengan hati yang bersih dan semangat meneladani kesalehan para guru kita,” tambah beliau.
Edukasi Karakter dan Solidaritas
Selain sebagai bentuk ibadah, ziarah ini menjadi media edukasi karakter bagi para siswa, di antaranya:
Kegiatan ditutup dengan membaca Do’a Bersama sama. Dengan terlaksananya tradisi ini, diharapkan para siswa SMK Nurut Taqwa dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih bermakna, membawa nilai-nilai kesantunan dan religiusitas ke rumah mereka masing-masing.

Beri Komentar