BONDOWOSO – Aroma harum roti yang baru keluar dari oven memenuhi laboratorium pengolahan hasil pertanian SMK Nurut Taqwa hari ini, Sabtu (07/02/2026). Para siswa kelas XII Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) tengah berjibaku menunjukkan kebolehannya dalam agenda tahunan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Tahun ini, tema yang diangkat cukup kekinian, yaitu pembuatan “Korean Bread”. Pemilihan menu ini bukan tanpa alasan; selain menguji teknik dasar fermentasi dan baking, produk ini menuntut kreativitas tinggi dalam penyajian agar memiliki nilai jual di pasar modern.
Kegiatan berlangsung intensif selama enam jam, dimulai sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Para siswa melewati berbagai tahapan penilaian, mulai dari:
Acara ini dipantau langsung oleh Ibu Hj. Aning Retnowati, M. Pd. selaku Pengawas Sekolah, yang memberikan apresiasi atas kesiapan sarana dan prasarana sekolah dalam mendukung kompetensi siswa.
Sementara itu, di meja penilaian, hadir Ibu Suprapti sebagai penguji ahli. Beliau memberikan evaluasi mendalam terkait tekstur, rasa, hingga estetika dari Korean Bread yang dihasilkan para siswa.
“Kualitas roti yang dihasilkan siswa hari ini sangat kompetitif. Tidak hanya sekadar matang, tapi mereka paham bagaimana menjaga tekstur roti tetap lembut khas Korean Bread,” ujar Ibu Suprapti di sela-sela penilaian.
Melalui UKK ini, SMK Nurut Taqwa berharap lulusan APHP tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui oleh industri. Kreativitas mengolah menu modern seperti Korean Bread diharapkan menjadi modal kuat bagi mereka untuk terjun ke dunia wirausaha kuliner.


Beri Komentar